Widya Murad Ismail Sentuh Jurnalis Maluku Lewat Tali Kasih
Widya Murad Ismail Sentuh Jurnalis Maluku Lewat Tali Kasih |
- Widya Murad Ismail Sentuh Jurnalis Maluku Lewat Tali Kasih
- 11 Pasien COVID-19, 68 ODP dan 19 PDP di Maluku per 27 April 2020
- Kasrul Selang Umumkan di Maluku Tambah 2 Pasien, Positif Covid-19 Jadi 22 Kasus
- Petrus Fatlolon Ungkap Penerbangan Komersial di Tanimbar Beroperasi Kembali di 1 Juni 2020
- 9 Pasien Covid-19, 67 ODP dan 20 PDP di Maluku per 26 April 2020
- Marshanda Bagi Foto Cantik Malaikatnya, Sienna Kasyafani
- Jery Yudianto Ungkap Pemprov Papua Sudah Distribusikan 12.965 APD
- Pemkot Kupang Sambut Ramadhan Saat COVID-19 dengan Takjil Online via Grab Food dan Qlimutu
| Widya Murad Ismail Sentuh Jurnalis Maluku Lewat Tali Kasih Posted: 27 Apr 2020 09:06 AM PDT
AMBON, LELEMUKU.COM – Kegiatan sosial bertajuk tali kasih yang diiniasi oleh istri Gubernur Maluku, Widya Murad Ismail, ternyata tidak saja menyentuh kalangan bawah, atau para pemuka agama saat berlangsung momentum keagamaan. Di situasi sulit saat ini, para jurnalis yang merupakan pekerja informal juga merasakan dampak dari wabah pendemi Coronavirus Disease 19 (Covid-19). Kondisi inilah yang membuat Widya ingin berbagi dengan para pekerja media yang dinilianya selama ini telah membantu pemerintah daerah. Bertempat di Kantor Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku di Kawasan Mardika, Ambon, Widya membagikan sedikitnya 50 paket sembako kepada para jurnalis yang kesehariannya bertugas di Kantor Gubernur Maluku, Senin (27/4). "Mohon jangan dilihat nilainya, ini hanya bentuk kasih sayang saya sebagai istri Gubernur, ibunya orang Maluku, kepada teman-teman jurnalis yang selama ini bertugas di Kantor Gubernur Maluku," katanya. Menurutnya, jurnalis yang merupakan para pekerja informal juga turut terkena dampak dari pendemi global Covid-19. Bahkan profesi ini cukup beresiko dan rentan tertular virus Corona karena mereka selalu berada di lapangan untuk tugas peliputan. "Saya harap teman-teman jurnalis juga lebih berhati-hati di lapangan, ikuti protokoler dengan tetap memakai masker dan rajin cuci tangan menggunakan sabun," pintanya. Widya yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para jurnalis yang selama ini telah menjadi mitra Pemerintah Provinsi Maluku, dibawah kepemimpinan suaminya, selama satu tahun ini. "Saya berharap kedepan kemitraan media dengan Pak Gubernur dan Pemerintah Provinsi Maluku semakin baik lagi. Harapan saya juga, yang baik-baik mari kita tingkatkan, sementara yang belum tercapai mari kita sama-sama benahi," ungkapnya. Perjumpaan Widya dengan para pekerja media ini berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Selain bercanda dan bercerita seputar kerja-kerja media sebagai mitra pemerintah, Widya juga foto bersama dengan para jurnalis ini dengan tetap menjaga jarak. (HumasMaluku) |
| 11 Pasien COVID-19, 68 ODP dan 19 PDP di Maluku per 27 April 2020 Posted: 27 Apr 2020 03:06 AM PDT
AMBON, LELEMUKU.COM – Pemerintah Provinsi Maluku menyampaikan perkembangan laporan penyebaran Pandemic Virus Corona atau Novel Coronavirus (Covid-19) Provinsi di 11 Kabupaten dan Kota per Senin (27/04/2020) pukul 12 WIT. Melalui Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Maluku menyatakan jumlah pasien positif covid-19 sebanyak 22 jiwa dan 11 pasien diantaranya dinyatakan sembuh. Kemudian jumlah Orang Dalam Pemantauan (OPD) sebanyak 68 dengan rincian ambon 35 jiwa, Buru 17 jiwa, Seram Bagian Barat (SBB) 1 jiwa, Tual 1 jiwa, Kepulauan Aru 4 jiwa, Maluku Tenggara (malra) 1 jiwa dan Kepulauan Tanimbar 9 jiwa. Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 19 jiwa dengan rincian Ambon 7 jiwa, Malteng 9 jiwa, SBB 1 jiwa dan Malra 2 jiwa. Serta 11 pasien positif corona terdapat di Ambon 8 jiwa, Buru 1 jiwa, Maluku Tengah (Malteng) 1 jiwa dan Buru Selatan (Bursel) 1 jiwa. Tim gugus Covid-19 Maluku mengatakan dalam mencermati perkembangan dalam menghadapi pandemic tersebut dengan bersatu, saling mendukung, saling menjaga untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan selalu berupaya untuk mempertahankan masyarakat tetap sehat dengan jaga jarak ketika bertemu, jangan bersentuhan, cuci tangan pakai sabun, hindari kerumunan dan gunakan masker dikerumunan. (Laura Sobuber) |
| Kasrul Selang Umumkan di Maluku Tambah 2 Pasien, Positif Covid-19 Jadi 22 Kasus Posted: 27 Apr 2020 02:36 AM PDT
AMBON, LELEMUKU.COM – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku mengonkonfirmasi dua pasien baru positif virus corona, Senin (27/4/2020). Dua pasien baru ini adalah pasien 21 dan pasien 22 merupakan hasil tracking dari pasien 15. Dengan bertambahnya dua pasien baru tersebut, maka jumlah kasus positif Covid-19 di Provinsi Maluku kini bertambah menjadi 22 kasus. "Dari hasil yang diterima tim Gugus Tugas, pasien 15 ini sempat pergi ke tempat ibadah untuk beribadah. Sesampainya disana, pasien tersebut sempat berkontraksi dengan beberapa orang diantaranya pasien 21 dan pasien 22,"Kata Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku Kasrul Selang kepada awak media di Aula Lantai 6 Kantor Gubernur Maluku, Senin (27/4/2020). Kasrul menghimbau kepada basudara semua harus melakuan isolasi seperti apa yang di anjurkan pemerintah daerah, maka pemutusan covid ini maksimal. Kalau tidak, maka seperti ini yang kita alami. "Pasien yg 21 di RST, pasien 22 belum diterima oleh tim dokter, yang pastinya di akan di rawat di BPSDM. Karna mash baru, jadi kalau pasien tersebut Orang Tanpa Gejala (OTG) kita rawat di balai diklat, kalau ada gejalah kita bawa ke RS rujukan,"Ungkap Kasrul. Kasrul menyampaikan bahwa sampai saat ini sudah terkonfirmasi 22 kasus positif Covid-19, sembuh 11 orang dan masih dalam penanganan tim medis berjumlah 11 orang. "Untuk itu kita tetap menghimbau kepada masyarakat agar lebih taati semua aturan Pemerintah Daerah. Kita juga menghimbau kepada tokoh-tokoh agama dan masyarakat untuk mengikuti anjuran Pemerintah Daerah, agar pandemi ini segera selesai dengan bantuan masyarakat. Mudah-mudahan ini yang terakhir, tidak terjadi hal-hal seperti ini lagi,"Himbau Kasrul. (Laura Sobuber) |
| Petrus Fatlolon Ungkap Penerbangan Komersial di Tanimbar Beroperasi Kembali di 1 Juni 2020 Posted: 26 Apr 2020 07:36 PM PDT
SAUMLAKI, LELEMUKU.COM – Bupati Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, Petrus Fatlolon, SH., MH mengungkapkan bahwa penerbangan dari dan menuju ke daerah tersebut akan kembali beroperasi pada tanggal 1 Juni 2020. Ia menyatakan hal itu dalam mendukung aturan Pemerintah Republik Indonesia (RI) mengenai larangan mudik guna mencegah penyebaran Pandemic Virus Corona atau Novel Coronavirus (Covid-19) dimana dengan menghentikan penerbangan komersial di Bandara Mathilda Batlayeri sejak Jumat (24/04/2020) hingga Senin (01/06/2020) mendatang. Fatlolon mengatakan hanya penerbangan khusus milik TNI dan Polri saja yang diijinkan untuk beroperasi berdasarkan pengendalian tranportasi mudik 2020. Ia berharap dengan diberlakukannya kebijakan tersebut dapat sangat efektif dalam menurunnya angka COVID-19 di Indonesia. "Penerbangan udara mulai hari ini dihentikan sampai dengan 1 Juni mendatang. Jadi satu bulan lebih," ungkap dia kepada para awak media pada Jumat (24/04/2020). Sementara itu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyampaikan Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo secara resmi telah mengumumkan 'Pelarangan Mudik Tahun 2020' untuk mencegah meluasnya penyebaran COVID-19 di beberapa wilayah. Kemudian Kemenhub pun telah menerbitkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020 tentang 'Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Indul Fitri 1441 H'. Larangan sementara penggunaan sarana transportsi mulai berlaku pada 24 April 2020 sampai dengan 31 Mei 2020 berdasarkan ketentuan wilayah, yaitu wilayah yang ditetapkan sebagai Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), wilaya zona merah penyebaran COVID-19 dan wilayah aglomerasi yang ditetapkan sebagai PSBB. (Laura Sobuber) |
| 9 Pasien Covid-19, 67 ODP dan 20 PDP di Maluku per 26 April 2020 Posted: 26 Apr 2020 06:36 PM PDT
AMBON, LELEMUKU.COM – Pemerintah Provinsi Maluku menyampaikan perkembangan laporan penyebaran Pandemic Virus Corona atau Novel Coronavirus (Covid-19) Provinsi di 11 Kabupaten dan Kota per Minggu (26/04/2020). Melalui Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Maluku menyatakan jumlah pasien positif covid-19 sebanyak 20 jiwa dan 11 pasien diantaranya dinyatakan sembuh. Kemudian jumlah Orang Dalam Pemantauan (OPD) sebanyak 67, dengan rincian Ambon 35 jiwa, Buru 19 jiwa, Seram Bagian Barat (SBB) 1 jiwa, Kepulauan Tanimbar 6 jiwa, Maluku Tengara (Malra) 1 jiwa, Tual 1 jiwa dan Kepulauan Aru 4 jiwa. Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 18 jiwa dengan rincian Ambon 8 jiwa, SBB 1 jiwa, Maluku Tengah (Malteng) 9 jiwa dan Malra 2 jiwa. serta 9 pasien positif corona terdapat di Ambon, Malteng, Buru dan Bursel. Tim gugus Covid-19 Maluku mengatakan dalam mencermati perkembangan dalam menghadapi pandemic tersebut dengan bersatu, saling mendukung, saling menjaga untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan selalu berupaya untuk mempertahankan masyarakat tetap sehat dengan jaga jarak ketika bertemu, jangan bersentuhan, cuci tangan pakai sabun, hindari kerumunan dan gunakan masker dikerumunan. (Laura Sobuber) |
| Marshanda Bagi Foto Cantik Malaikatnya, Sienna Kasyafani Posted: 26 Apr 2020 06:36 PM PDT
JAKARTA, LELEMUKU.COM – Artis Indonesia Marshanda bagikan foto cantik putri 7 tahunnya, Sienna Kasyafani. Terlihat Sienna tersenyum simpul dengan berswafoto menggunakan bandana dan baju bergaris. Pada postingan itu, Marshanda tunjukkan rasa cinta dan menyebutkan jika Sienna adalah malaikatnya. "She's my angel. I love you, Sienna Banana Tuan," tulisnya pada Minggu, 27 April 2020 saat dikutip Lelemuku.com. Sienna adalah putrinya bersama mantan suami, Ben Kasyafani yang lahir pada tahun 2013. (Laura Sobuber) |
| Jery Yudianto Ungkap Pemprov Papua Sudah Distribusikan 12.965 APD Posted: 26 Apr 2020 05:36 PM PDT
JAYAPURA, LELEMUKU.COM – Pemerintah Provinsi Papua memastikan telah mendistribusikan 12.965 alat pelindung diri (APD) hingga 25 April 2020 ke delapan kabupaten dan kota maupun rumah sakit setempat, dalam upaya penanggulangan pandemi Covid-19 di bumi cenderawasih.⠀ |
| Pemkot Kupang Sambut Ramadhan Saat COVID-19 dengan Takjil Online via Grab Food dan Qlimutu Posted: 26 Apr 2020 11:06 AM PDT KUPANG, LELEMUKU.COM - Untuk mencegah meluasnya pandemik Covid-19 di wilayah Kota Kupang, Pemerintah Kota Kupang senantiasa melakukan berbagai upaya pencegahan. Salah satu yang dilakukan jelang memasuki bulan suci Ramadan adalah dengan menggandeng Panitia Gebyar Ramadan Kota Kupang yang selama ini memfasilitasi penjualan takjil di beberapa lokasi di Kota Kupang. Untuk tahun ini disepakati penjualan takjil ramadan dilakukan secara online (takjil online) untuk mencegah kerumunan massa yang berpotensi menjadi wadah penyebaran Covid-19.Pembelian takjil Ramadan di Kota Kupang tahun ini dilakukan melalui aplikasi online, bekerjasama dengan aplikasi Grab food dan aplikasi start-up lokal Qlimutu yang segera diluncurkan. Hal ini disampaikan Ketua Panitia Gebyar Ramadan Kota Kupang, Sokan Teibang dalam konferensi pers melalui zoom meeting Kamis (23/04/2020) yang digelar oleh Humas Gugus Tugas Covid-19 Kota Kupang, dari Media Centre di Kantor Walikota Kupang dan dihadiri oleh para awak media dan beberapa perwakilan dari masyarakat. Lebih jauh disampaikan Sokan, bahwa sampai pagi tadi telah terdata sebanyak 100 penjual yang tersebar di beberapa keluarahan di Kota Kupang yaitu Kelurahan Airmata, Kelurahan Solor, Kelurahan Bonipoi, Kelurahan Kolhua (BTN), Kelurahan Fontein dan Kelurahan Oesapa. Menanggapi pertanyaan awak media tentang kebersihan (higinietas) makanan yang dijual, Sokan menjawab bahwa penjual takjil ramadhan adalah para penjual yang selama ini beraktifitas membuat dan menjajakan kue dan makanan, sehingga kehigienisan produk yang dijual dijamin aman. Ditambahkannya, bila perlu juga akan meminta Dinas Kesehatan Kota Kupang untuk meninjau kembali makanan yang dijajakan. Terkait dengan jam penjualan dan pemesanan, disampaikannya, hasil komunikasi panitia gebyar ramadhan dengan penjual khusus untuk takjil ramadan dimulai jam 12.30 – 17.30 wita setiap hari dan untuk harga serta foto tampilan makanan yang dijual akan diunggah pada aplikasi Qlimutu. Sebanyak 20 personel dari Panitia Gebyar Ramadhan akan stand-by di beberapa titik yang ditentukan untuk membantu penjual dan pembeli terutama pengantaran pembelian makanan takjil ke rumah pemesan. Beny Leonard, founder startup lokal Qlimutu, menjelaskan bahwa peran Qlimutu disini adalah membantu para penjual dalam menjajakan kuliner mereka dengan menampilkan katalog berisi foto-foto dan harga makanan, sehingga memudahkan masyarakat untuk memilih kuliner yang ingin dipesan-antar melalui aplikasi Grab. Sementara, Firmansyah selaku City Manajer Grab di Kota Kupang yang juga didampingi oleh Jems Djulete selaku PIC dan Partner Engagement Grab Kupang memperkenalkan fitur baru pada Grab yaitu Express Nalangin. Grab Express sebelumnya telah ada dan lebih dimanfaatkan untuk pengiriman barang oleh pelaku online shop. Kini, Grab Express dapat digunakan untuk pemesanan makanan, minuman atau kebutuhan pokok termasuk berbelanja di pasar tradisional, "Jika pada fitur Grab Food, hanya menampilkan makanan dan minuman yang dijual oleh penyedia layanan yang terdaftar, pada Express Nalangin lebih fleksibel karena juga dapat dimanfaatkan untuk membeli bahan makanan atau kebutuhan pokok lainnya termasuk untuk berbelanja di pasar. Selama pemesanannya jelas, maka pasti dilayani. Kita sepakat bahwa pembelian hewan atau logam mulia tidak akan dilayani Grab" jelas Firmansyah. Lebih lanjut katanya, bahwa harga makanan pada Grab cenderung tidak berubah, yang berubah adalah tarif atau ongkos pengantaran karena disesuaikan dengan jarak antara penjual dan pemesan atau pembeli, selain itu meningkatnya permintaan layanan pada waktu-waktu tertentu dapat menyebabkan kenaikan ongkos yang langsung tertera pada aplikasi Grab. Terkait dengan titik lokasi pemesanan agar tidak membingungkan bagi masyarakat yang ingin mengorder takjil, Sokan mengatakan panitia telah menyiapkan 4 (empat) titik lokasi : yaitu di kelurahan Airmata, kelurahan Solor,Kelurahan Kolhua (BTN) dan kelurahan Oesapa dan teknisnya akan diatur segera malam ini oleh panitia dan pihak Grab serta Qlimutu agar besok sudah dapat diakses oleh masyarakat. Ketua FKUB Kota Kupang, Pdt. Rio Fanggidae, S.Th yang turut mengikuti konferensi pers online tersebut memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Kupang berama Panitia Gebyar Ramadhan Kota Kupang yang telah mengagas ide ini. Menurutnya penjualan takjil ini akan sangat membantu masyarakat khususnya umat muslim untuk mendapatkan menu berbuka puasa dengan lebih mudah tanpa harus keluar rumah. Cara ini merupakan upaya pemerintah dalam menerapkan physical distancing untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan penggunakan aplikasi online, sehingga masyarakat sebagai penikmat kuliner dan penjual tidak perlu bertemu secara langsung. Hal ini sekaligus membantu pengusaha kecil agar tetap memperoleh penghasilan di tengah keterbatasan akibat adanya Covid-19. Sementara, Humas Gugus Tugas Covid-19 Kota Kupang yang diwakili oleh Kepala Bidang Layanan e-Government pada Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Kupang, Wildrian R. Otta, S.STP, MM yang memandu pertemuan virtual tersebut menyampaikan bahwa semua penjual takjil ramadhan yang menggunakan aplikasi penjualan online tidak akan dipungut biaya. Dan bila ada penjual kuliner yang ingin bergabung silahkan menghubungi panitia untuk diakomodir kedalam aplikasi Qlimutu dan Grab. Dirinya mengakui bahwa, ditengah wabah pandemik Covid-19, Pemerintah Kota Kupang tetap mencari jalan terbaik untuk kesejahteraan masyarakat Kota Kupang. Pemerintah dan masyarakat dapat saling bersinergi dalam melawan virus corona 19 ini. Harapannya, dengan adanya inovasi dan kolaborasi ini dapat menciptakan semangat baru dalam penanganan dampak dari penyebaran Covid-19. (HumasKotaAmbon) |
| You are subscribed to email updates from #Lelemuku | Berita Lelemuku - Berita Terbaru dan Terkini. To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google, 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |







