Seren Taun Tradisi Syukur Masyarakat Adat Sunda

Seren Taun Tradisi Syukur Masyarakat Adat Sunda

KUNINGAN, LELEMUKU.COM – Seren Taun merupakan upacara adat masyarakat agraris Sunda yang dilakukan sebagai ungkapan syukur atas hasil panen dan harapan kesuburan tanah. Tradisi ini masih dilestarikan oleh masyarakat adat di sejumlah daerah di Jawa Barat, seperti Bogor, Cigugur di Kabupaten Kuningan, dan Ciptagelar di Kabupaten Sukabumi.

Upacara Seren Taun biasanya digelar dengan meriah dan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Berbagai pertunjukan seni tradisional seperti Wayang Golek, Jaipongan, dan Sisingaan turut memeriahkan acara tersebut. Masyarakat mengenakan pakaian adat Sunda dan membawa hasil bumi sebagai bentuk syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Selain Seren Taun, terdapat berbagai ritual adat lainnya yang masih dijalankan masyarakat Sunda seperti Ngaruat, Ngalaksa, dan Ngabako. Ritual-ritual ini dilakukan untuk keselamatan, bersih desa, serta bentuk penghormatan terhadap alam dan leluhur yang telah menjaga kehidupan masyarakat.

Ketua masyarakat adat Cigugur menyampaikan bahwa tradisi Seren Taun bukan sekadar acara seremonial, melainkan mengandung nilai filosofis mendalam tentang hubungan manusia dengan alam dan Sang Pencipta. Pelestarian tradisi ini menjadi tanggung jawab bersama seluruh masyarakat Sunda.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus mendukung pelaksanaan upacara adat ini sebagai bagian dari pelestarian budaya daerah. Diharapkan tradisi Seren Taun dapat terus dikenal oleh generasi muda sebagai warisan budaya yang berharga dan sarat makna. (Evu) 

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya